Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Kamis, 15 Mei 2008

KONSEP TEKANAN DALAM ILMU KESEHATAN


TEKANAN
Konsep tekanan merupakan besarnya gaya yang bekerja pada suatu benda tiap satuan luas benda yang terkena pengaruh gaya tersebut.

P = F/A

Dari persamaan matematis tersebut dapat dikatakan bahwa semakin besar gaya yang bekerja makin besar tekanannya ( berbanding lurus ), dan semakin besar Luas penampang tekanannya akan menjadi semakin kecil ( berbanding terbalik )

Sistem satuan tekanan yang digunakan antara lain : Newton/meter2, dyne/cm2, mm Hg, cm Hg, cm H2O, torr, bar, dsb

Tekanan pada tubuh manusia :
1. Tekanan zat cair
    a. Tekanan Darah
    b. Tekanan cairan tubuh
2. Tekanan udara
3. Tekanan dari luar tubuh
     a. tekanan udara luar
     b. tekanan benda-benda dari luar tubuh lainnya
Tekanan Darah :
• Beberapa komponen yang berpengaruh besar pada tekanan darah manusia :
  1. Kerja Jantung
  2. Kondisi dan posisi pembuluh darah
  3. Kandungan Darah
  4. Keadaan Lingkungan

Kerja Jantung
Jantung merupakan organ vital dari proses aliran darah dalam tubuh. Dengan menggunakan sistem vibrasi atau getaran jantung memompa darah keseluruh tubuh. Baik darah bersih maupun darah kotor ( dari pembuluh balik ). Kekuatan tekanan saat bervibrasi akan berpengaruh pada tekanan darah pada setiap pembuluh darah. Darah dalam jantung bergerak dari ruang-keruang melalui katub-katub jantung.

Kondisi dan Posisi Pembuluh Darah
Dalam tubuh manusia terdapat bermacam-macam pembuluh dan masing-masing mempunyai ukuran yang berbeda. Besar kecilnya ukuran pembuluh akan berengaruh pada kecepatan aliran darah pada setiap pembuluh. Jauh dekatnya posisi pembuluh dari jantung juga akan mempengaruhi tekanan darah pada pembuluh. Sistem aliran darah pada pembuluh mengikuti aturan dari hukum Bernoulli dan Hukum Poiseuille. Bahwa aliran darah dalam tubuh akan dipengaruhi oleh faktor tekanan, kekuatan aliran dan tahanan yang berlaku dalam susunan pembuluh darah.

Grafik fungsi tekanan darah pada pembuluh darah.

Selain itu Tekanan darah dalam tubuh juga dipengaruhi oleh vaktor posisi dari tubuh/pembuluh. Pembuluh darah yang berada di kaki akan mempunyai tekanan yang lebih besar dari pada tekanan darah di bagian kepala. Darah merupakan bagian dari zat cair, dan setiap zat cair akan tunduk pada hukum hidrostatis yang menyatakan bahwa tekanan zat cair dipengaruhi oleh faktor ketinggian dan percepatan grafitasi bumi.

P = ρ. g. h

Mengukur tekanan darah
Prinsip kerja alat pengukur tekanan darah sama dengan U-Tube Manometer. Manometer adalah alat pengukur tekanan yang menggunakan tinggi kolom (tabung) yang berisi liquid statik untuk menentukan tekanan. Manset dipasang ‘mengikat’ mengelilingi lengan dan kemudian ditekan dengan tekanan di atas tekanan arteri lengan (brachial) dan kemudian secara perlahan tekanannya diturunkan. Pembacaan tinggi mercuri dalam kolom (tabung manometer) menunjukkan peak pressure (systolic) dan lowest pressure (diastolic).

Prinsip U-Tube Manometer
Tekanan pada titik A sama besarnya dengan pada titik 1. Tekanan di titik 2 adalah tekanan di titik 1 ditambah dengan h1. Tekanan di titik 2 sama dengan tekanan di titik 3, yaitu h2. Berdasarkan persamaan besar tekanan di titik 2 dan titik 3, dapat dituliskan sebuah persamaan :

Fluida pada A dapat berupa liquid atau gas. Bila fluida pada A berupa gas, pada umumnya tekanan h1 dapat diabaikan, karena berat dari gas sangat kecil sehingga P2 hampir sama dengan PA. Oleh karena itu berlaku persamaan :

Dalam kasus alat pengukur tekanan darah, h2 adalah tinggi cairan merkuri pembacaan pada kaca tabung dan adalah berat spesifik dari merkuri.

Berikut ini adalah tambahan penjelasan teknis

Stetoskop biasanya diletakkan diantara lengan (arteri pembuluh darah) dekat siku dan ‘bebatan kain bertekanan’ yang mengikat lengan. Tujuan bebatan kain dipompa (diberi tekanan) agar aliran darah yang melewati pembuluh darah arteri di lengan jadi terhenti. Pada saat tekanan dalam bebatan kain dilepaskan perlahan-lahan, dan kemudian darah mulai dapat mengalir lagi melalui pembuluh darah arteri, maka dari stetoskop akan terdengar suara wussshhhh…(suara sedkit menghentak). Hal itu merupakan pertanda untuk ‘mencatat’ penampakan ukuran pada manometer, yang merupakan tekanan darah systolic. Dan seterusnya sampai suara (wushhh…) tidak terdengar kembali yang mana itu merupakan ukuran tekanan darah dyastolic (dilihat dari displai manometer).

Ukuran tekanan darah normal untuk manusia dewasa (dengan kondisi saat pengukuran normal, tidak setelah berolahraga):
* Systolic : kurang dari 120 mmHg (2,32 psi atau 15 kPa)
* Diastolic : kurang dari 80 mmHg (1,55 atau 10 kPa)

Tidak ada komentar:

ATOMIC BOMM

NASA Image of the Day